<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Konsep Ketuhanan dalam Filsafat Shadrian</title>
	<atom:link href="http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/</link>
	<description>Pelepas Dahaga Surgawi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2008 13:55:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Pak Din</title>
		<link>http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/#comment-78</link>
		<dc:creator>Pak Din</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 08:15:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/#comment-78</guid>
		<description>Salam,

Dari artikel &quot;Tak diragukan lagi bahwa seluruh alam dan segala kejadian yang terjadi di dalamnya, dari sisi wujud dan eksistensinya, memiliki hubungan dengan Tuhan, semuanya itu adalah perbuatan dan pancaran dari-Nya, pancaran dari sifat-sifat seperti, sifat Rahmat, Rahim, Rezki, Keagungan, Kekayaan, Kemuliaan, dan lain sebagainya.&quot;

Dari http://sharudin.wordpress.com/2008/08/05/s022-sekitar-ww/#comment-1479, seterusnya &quot;Setuju dengan kenyataan Zat Allah adalah diluar dari mahluk. Dan AQ tidak mencadangkan kita mengkaji Zat Allah, sebaliknya kajilah carakerja Allah. Ibaratnya, tak parlu tahu siapa (zat) PD, tetapi kajilah carakerja PD dari hasil penulisannya. Tulisan PD adalah hasil kerja PD. Tenaga PD yang digunakan untuk menulis di Blog ini (Alam Maya) membuktikan adanya atau wujudnya PD di Alam Nyata. Dua dimensi berbeza. Maka adalah tidak keterlaluan dikatakan Blog PD (ALAM Maya) adalah tajjali dari Zat PD di Alam nyata.

Pentakwilan tangan Allah adalah berdasarkan kepada tajjali kuasa Allah dari kewujudan ZatNya di AlamNya sendiri (di luar Alam Mahluk). Tenaga dan kuasa Allah merupakan pembentuk kepada segala yang ada di Alam Mahluk. Dengan menjadi Al Baab, kita disaran melihat kepada tanda-tanda kekuasaan Allah dengan memerhatikan segala kejadian (hasil kerja) Allah di Alam Mahluk ini. Zat Allah sudah pasti tidak beada di Alam Mahluk hanya Tenaga dan Kuasanya. Maka pentakwilan Tangan Allah adalah ebrdasarkan sesuatu yang berlaku di ALam ini, bukan berdasarkan imaginasi Zat Allah.&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,</p>
<p>Dari artikel &#8220;Tak diragukan lagi bahwa seluruh alam dan segala kejadian yang terjadi di dalamnya, dari sisi wujud dan eksistensinya, memiliki hubungan dengan Tuhan, semuanya itu adalah perbuatan dan pancaran dari-Nya, pancaran dari sifat-sifat seperti, sifat Rahmat, Rahim, Rezki, Keagungan, Kekayaan, Kemuliaan, dan lain sebagainya.&#8221;</p>
<p>Dari <a href="http://sharudin.wordpress.com/2008/08/05/s022-sekitar-ww/#comment-1479" rel="nofollow">http://sharudin.wordpress.com/2008/08/05/s022-sekitar-ww/#comment-1479</a>, seterusnya &#8220;Setuju dengan kenyataan Zat Allah adalah diluar dari mahluk. Dan AQ tidak mencadangkan kita mengkaji Zat Allah, sebaliknya kajilah carakerja Allah. Ibaratnya, tak parlu tahu siapa (zat) PD, tetapi kajilah carakerja PD dari hasil penulisannya. Tulisan PD adalah hasil kerja PD. Tenaga PD yang digunakan untuk menulis di Blog ini (Alam Maya) membuktikan adanya atau wujudnya PD di Alam Nyata. Dua dimensi berbeza. Maka adalah tidak keterlaluan dikatakan Blog PD (ALAM Maya) adalah tajjali dari Zat PD di Alam nyata.</p>
<p>Pentakwilan tangan Allah adalah berdasarkan kepada tajjali kuasa Allah dari kewujudan ZatNya di AlamNya sendiri (di luar Alam Mahluk). Tenaga dan kuasa Allah merupakan pembentuk kepada segala yang ada di Alam Mahluk. Dengan menjadi Al Baab, kita disaran melihat kepada tanda-tanda kekuasaan Allah dengan memerhatikan segala kejadian (hasil kerja) Allah di Alam Mahluk ini. Zat Allah sudah pasti tidak beada di Alam Mahluk hanya Tenaga dan Kuasanya. Maka pentakwilan Tangan Allah adalah ebrdasarkan sesuatu yang berlaku di ALam ini, bukan berdasarkan imaginasi Zat Allah.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pak Din</title>
		<link>http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/#comment-77</link>
		<dc:creator>Pak Din</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 02:52:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://eurekamal.wordpress.com/2007/06/25/konsep-ketuhanan-dalam-filsafat-shadrian/#comment-77</guid>
		<description>Salam

Kalau boleh diperjelas Konsep Kesatuan Wujud lebih mudah? Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam</p>
<p>Kalau boleh diperjelas Konsep Kesatuan Wujud lebih mudah? Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
