Memetik Kisah Teladan dari Kehidupan Imam Ali [1]

4.jpg

1. Putra  Ka’bah 

Ketika Imam pertama kita, Imam ‘Ali al-Murtada As akan lahir, ibundanya Hadrat Fatimah binti al-Asad beranjak menuju ke Ka’bah dan berdoa kepada Allah Swt supaya jabang bayi yang dikandungnya lahir dalam keadaan selamat. Imam ‘Ali al-Murtada As memiliki tiga saudara. Mereka adalah Talib, Aqil dan Ja’far. Kesemua saudara Imam ‘Ali al-Murtada As ini dilahirkan di rumah, seperti anak-anak yang lain pada umumnya. Akan tetapi kali ini, Hadrat Fatimah bintul Asad merasa bahwa keadaannya kini berbeda. Dan dia benar.Dia berdiri di samping dinding berhadapan dengan gerbang Ka’bah, berdoa kepada Allah ketika ada sebuah pecahan dinding di dekatnya. Pecahan dinding Ka’bah lambat laun semakin membesar hingga mencukupi bagi Hadrat Fatimah untuk menyelinap masuk ke dalamnya. Ia merasa ditarik masuk ke dalam Ka’bah, tiba-tiba saja ia telah berada di dalam bangunan kudus itu.Ketika dia memasuki Ka’bah, pecahan itu mengecil dan mengecil. Pecahan itu kini masih dapat dijumpai di sekeliling Ka’bah hari ini. Hari itu bertepatan dengan tanggal 13 Rajab, di dalam Ka’bah, Imam Pertama kita lahir ke dunia.Beberapa orang yang berada di sekitar Ka’bah melihat apa yang telah terjadi dan bercerita kepada yang lainnya. Mereka segera pergi mengabarkan Abu Talib bahwa istriynya secara misterius memasuki Ka’bah dan tidak keluar setelah itu. Abu Talib menjadi risau atas berita ini, sehingga dia bergegas menyusul istrinya dan mengambil kunci-kunci gerbang Ka’bah. Kendati demikian gerbang tetap  tidak terbuka. Nabi Saw tidak berada di tempat ketika semuanya ini terjadi. Kira-kira pada waktu yang sama, beliau pulang dari perjalanannya dan mengetahui apa yang telah terjadi. Dengan segera, beliau ke Ka’bah.Ketika beliau mencoba untuk membuka gerbang Ka’bah, gerbang Ka’bah yang terkunci kini telah terbuka dan Hadrat Fatimah beranjak keluar dengan menimang bayi dalam gendongannya.Ketika Nabi Muhammad Saw menggendong Imam ‘Ali As, dia membuka matanya untuk pertama kalinya. Hal pertama yang dilihat oleh Imam ‘Ali adalah wajah Nabi Saw. Nabi Muhamamd Saw sangat bersuka cita atas kelahiran saudara sepupunya tersebut. Beliau menyunggingkan senyuman dan berkata, “Engkau menantikanku dan Aku telah lama menantikanmu.”Imam ‘Ali al-Murtada As adalah orang yang pertama kali yang lahir di dalam Ka’bah. 

Sumber Rujukan:Shah Waliallah Dehlavi, Izalat al-Khifa’; Hakim, Mustadrak, 3, hal. 483

 Mutiara Hadis dari Imam ‘Ali al-Murtada As:

 Seseorang tidak akan pernah menjadi seorang Muslim sejati hingga dia berhenti berdusta, baik berkelakar ataupun bersungguh-sungguh.  Usul Kafi, vol 2,  hal. 340 

Milad Agung Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As 13 Rajab 1428 H/27 Juli 2007 M semoga menjadi hari bahagia bagi Anda.

Iklan

Satu Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum wr, wb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: