Delapan Hikmah

Luqman Hakim berkata kepada putranya:

Wahai putraku, seribu hikmah kupelajari, kupilih darinya empat ratus hikmah, dan dari empat ratus itu kuambil delapan kalimat yang merupakan kumpulan segenap kalimat hikmah:

Putraku! Dua hal yang tidak boleh engkau lupakan sama sekali:

1.       Tuhan

2.       Kematian

Dua hal yang senantiasa harus engkau lupakan:

1.       Kebaikan yang engkau lakukan kepada seseorang

2.       Kejahatan yang orang lain lakukan kepadamu

Jagalah empat perkara:

1.       Lisanmu pada setiap majelis yang engkau masuki

2.       Perutmu pada setiap perjamuan yang engkau hadiri

3.       Matamu pada setiap rumah yang engkau datangi

4.       Hatimu pada setiap salat yang engkau kerjai. []

Iklan

Puasa Pengingat Hari Kiamat

قال الرضا (ع):

إنَّمَا أُمِرُوْا بِالصَّوْمِ لِکَی يَعْرِفُوا ألَمَ الْجُوْعِ وَ الْعَطَشِ فَيَسْتَدِلُّوْا عَلَی فَقْرِ الْآخِرَةِ

Imam Ridha As bersabda:

Sesungguhnya mereka diperintahkan untuk mengerjakan puasa supaya mereka mengetahui betapa susahnya lapar dan dahaga itu sehingga kesusahan akhirat akan dapat dibayangkan. (Wasail asy-Syiah, jilid 4, hal. 4)

Puasa Ujian Keikhlasan

قال أمير المؤمنين عليه السلام

فَرَضَ اللهُ … الصِّيَامَ إبْتِلاَءً لإخْلاَصِ الْخَلْقِ

Imam Ali As bersabda:

Allah Swt mewajibkan puasa untuk menguji keikhlasan para hamba. (Nahj al-Balaghah, hikmat 252)

Kaya=Miskin

قاَلَ الصَّادِقُ (ع):

إنَّمَا فَرَضَ اللهُ الصِّيَامَ لِيَسْتَوِيَ بِهِ الْغَنِيُّ وَالْفَقِيْرُ 

Imam Shadiq As bersabda:

Allah Swt mewajibkan puasa supaya ada kesamaan antara kaya dan miskin. (Man LaYahdhuruhul Faqih, jilid 2, hal. 43)

Bisikan Lirih Kepada Tuhan [8]

Ilahi, Anke az Margh Mitarsad

Az Khudasy Mitarasad

Tuhanku, mereka yang takut kepada kematian sejatinya takut kepada dirinya

Bisikan Lirih Kepada Tuhan

Ilahi, Khuda-khuda Guftan Majazi-ye Mo ke In Hame Barakat Darad,

Agar be Haqiqat Guyam Cun Khahad Syud

Tuhanku, berkata Tuhan-tuhan dalam bentuk majazi sedemikian berkahnya

Apatah lagi kalau kuberkata Tuhan dalam bentuk hakikat…

Bisikan Lirih Kepada Tuhan

Ilahi, Ba Ijazat, Nam-e ‘Alam ra “Isyq Abad” Gudzasyteam

Tuhanku, Dengan Izin-Mu Aku Namai Semesta ini sebagai Pelataran Cinta.

(Ilahi Name, Hasan Zadeh Amuli)